“Lelaki” itu…

Dan, ketika aku tahu dia perempuan, ketika aku tahu bahwa selama ini aku tidak gila, aku waras dan masih normal.

tetiba saja ada perasaan lega yang menyusup di relung dada. tapi, bersamaan dengan itu aku merasa konyol, marah dan pikiran kosong. rasanya kau ingin memeluknya, menciumnya tak peduli seberapa ramai pengunjung restoran siang ini. tapi, sebagian egoku ingin memakinya dengan umpatan-umpatan paling kasar yang aku tahu.

berani-beraninya dia!!

semua orang tahu bahwa dia perempuan dan hanya aku yang tidak. pasti dia berpikir ini lucu untuknya. melihatku merasa frustasi dengan perasaan yang selama ini kupikir salah.

bagaimana dia bisa membohongiku tapi memberi tahu yang lain?

sedangkan aku? aku orang yang menyukainya seelama ini! orang ang paling merasa frustasi saat dia dalam kesulitan ataupun terluka.

saat itu juga kau ingin pergi, menjauh dan berlari meninggalkan fakta yang terlalu tiba-tiba ini. kuambil kunci mobil yang tadi tergeletak di meja dan melangkah pergi mencoba tak mempedulikan teriakannya yang memanggil namaku.

jangan-jangan semua perasaannya padaku hanyalah kebohongan juga dan air mata yang sempat kulihat sekilas tadi mengalir di pipinya juga hanya sebuah sandiwara penyesalan.

ah…………

masa bodoh!

persetan dengan gadis itu!

aku hanya ingin sendiri. mengasihani diriku dan hatiku yang malang.

Iklan

jodoh…

 

056984200_1489208764-3_find-your-travel-soul-mate

jodoh….

Satu kata yang sampai sekarang membuatku galau. Ah, bukan galau lebih tepatnya dilemma. Dengan keadaanku yang seperti sekarang, umur yang cukup, pendidikan yang bisa di bilang selesai, pekerjaan yang meski belum bisa memadai tapi sudah bisa di katakan “pasti”. Lalu, apa yang sedang aku tunggu saat ini?

Entahlah,

Berbicara masalah jodoh menurutku berbicara tentang prospek hidup jangka panjang yang tidak bisa  diputuskan hanya karena sudah “saatnya”, umur yang sudah cukup atau karena kita yang masih sendiri dengan kata lain teman-teman sebaya kita sudah mempunyai pasangan masing-masing sedang kita masih sendiri-sendiri saja. Tapi jodoh adalah tentang kata “tepat”, tentang waktu yang tepat, dan tentang orang yang tepat pula. Karena ketika kata tepat itu sudah muncul ke permukaan semua urusan sampingan dari pengukuhan kata JODOH menjadi SAH biasanya akan mulus,seperti ada tangan malaikat yang ikut campur di balik prosesnya (pengalaman dari orang-orang yang sudah mengalami sendiri).

jadi, yang masih mesra bercumbu dengan sabar dalam menanti jodoh tetaplah di jalan itu, bersabarlah sedikit lebih lama lagi. karena, mungkin Tuhan telah menyiapkan sebuah kejutan atas buah kesabaran kalian…

Pertemuan… 

Setelah Pertemuan kita kemarin, kau Hadir lagi di Mimpi ku, dan itu sangat membebani. Bagaimana mungkin hanya dengan sebuah Pertemuan Yang tak seberapa lama bayangmu kembali menguasai alam bawah sadarku. 

Aku tak lagi menjadi penguasa disana, mimip-mimpi ku terpenuhi oleh sosok mu lagi, dan Entah Bagaimana aku bsa mengatasinya, menghapus bayangmu dari alam bawah sadarku, manghapus bayangmu dari Mimpi-mimpi Malam saat aku mencoba melepaskn diri dari realita…. 

Langit, senja Dan Rinduku.. 

Bagai kehidupan Yang mulai mencium bibir kematian 

Rinduku tertahan di Situ 

Batas antara tapal langit dan ujung samudra

Sekarat, tak berdaya 

Ku ajak dia menjauh 

Menapaki kaki gunung Yang menghijau 

Tetap saja tak bergeming

Rinduku tertahan di Situ 

Dimana senja mulai menjelma menjadi gelap

Mengukuhkan wujud cahaya Para bintang 

Tapi,  Rinduku tetap disitu

Sekarat

Dan tak bergeming.. 

Cinta & Rindu..

1476697_712991542047091_510546200_n

kau tahu saat kau menyatakan cinta itu sepaket dengan rindu yang terbungkus dalam rasa yang sama. jadi jangan menyatakan cinta jika akhirnya kau malah mengabaikan rindu yang akhirnya akan menjadi sakit.

harusnya jangan memberi cinta jika kau akhirnya menyikiti cinta itu dengan rindu yang sakit. kau sama saja dengan pembunuh yang tersenyum manis sebelum menusukkan belati kedada orang yang kau hargai. sama seperti srigala berbulu domba yang ada dalam cerita si pengembala.

Bertahan…

603286_10151546357512306_1353616379_n_large

apa kau tahu aku disini bersusah payah untuk bertahan?!

bertahan untuk tidak berlari kearahmu lagi

bertahan untuk tidak selalu mencarimu lagi saat kau mulai menghilang

bertahan untuk tak selalu memikirkanmu

bertahan untuk tak lagi kembali berharap tentangmu

dan entah sampai kapan aku mampu bertahan dengan semua kepura-puraan ini

entah sampai kapan aku bisa menghindar dan tak ingin mengakui bahwa aku sudah mulai menuliskanmu lagi dalam hidupku..

 

Just another Rainy day..

Just another Rainy day..

“ah… hujan lagi” gumamnya dalam hati.

Dan gadis dengan jilbab coklat lebar yang menutupi separuh badannya itu menghela napas. Sejujurnya dia sangat menyukai hujan, dulu. Bunyi tetesan air yang jatuh menimpa atap rumah, bau tanah yang harum, warna kelabu yang menenangkan, dan tetesan-tetesannya yang jatuh ke tanah menciptakan lukisan-lukisan polkadot transparan yang sedetik kemudian menghilang. Baginya, itu semua layaknya hadiah dari tuhan hanya untuknya.

Tapi sekarang, hujan itu tak lagi menenangkan. Hujan itu, bunyi tetasan air yang menimpa atap rumah, bau tanah yag khas, warna kelabu, dan lukisan-lukisan polkadot itu tak lagi menyimpan kebahagiaan untuknya. Hadiah dari tuhan itu kini hanya semakin menyesakkan langkahnya,